Source : www.bolalob.com

Kita tahu sendiri bahwa pandemic ini membuat banyak kegiatan terhenti, tak terkecuali gelaran liga futsal professional atau Pro Futsal League 2020 di Indonesia. PFL (Pro Futsal League) sendiri masih menyisakan matchday ke-13 pada grup B sebelum lanjut ke babak selanjutnya yaitu babak play-off. Pada matchday 13 gurp B tersebut juga akan terjadi salah satu pertandingan yang sangat seru antara Bintang Timur Surabaya dan SKN FC Kebumen, dimana Bintang Timur Surabaya masih belum pasti mengukuhkan namanya ke pada salah satu slot play-off­ untuk menemani SKN FC Kebumen sebagai pemuncak klasemen.

Bintang Timur Surabaya masih dihantui oleh bayang-bayang Cosmo FC yang hanya terpaut 2 poin saja. Tentu hal itu menjadi sebuah tantangan yang berat untuk Bintang Timur Surabaya karena pada lanjutan matchday ke-13 tim asal Kota Pahlawan akan menantang juara gurp B dan tim yang sudah memastikan diri untuk tampil di babak play-off yaitu SKN FC Kebumen. Sedangkan sang competitor Cosmo FC akan berhadapan dengan Kancil BBK Pontianak pada matchday ke-13 dan berhadapan dengan IPC Pelindo pada matchday ke-14.

Dari kedua tim memang tidak ada yang diuntungkan karena pada sisa dua pertandingan yang mereka miliki salah satunya harus berhadapan dengan tim yang kuat, meskipun beban dari Cosmo FC tidak sebesar yang dirasakan oleh Bintang Timur Surabaya. Namun dari sisi Bintang Timur Surabaya, mereka sudah melakoni latihan guna mengambil sisa slot untuk Final Four tersebut. Persiapan Bintang Timur bisa dikatakan tidak main-main untuk mengejar gelar pada tahun ini, mulai dari mendatangkan banyak pemain baru yang ber-tier tim Nasional, mulai dari Sauqy Saud, Ardiansyah Runtuboy, Andri Kustiawan, Muhammad Iqbal, dan megabintang dari negeri kincir angin yaitu Karim Moussaoui dan Khalid El Hattach.

Meskipun ditengah ketidak jelasan kelanjutan PFL 2020 mereka ditinggalkan salah satu pemain asing mereka yaitu Khalid El Hattch, namun mereka malah mendatangkan beberapa nama baru yang lumayan membuat heboh dunia per-futsal-an Indonesia. Mereka mendatangkan asisten pelatih baru yaitu Najib Taki guna menemani sang pelatih kepala yaitu Hicham Ben Hammou, dan Xuxa Zaramello yang notabennya adalah mantan kipper Timnas Italia. Xuxa didatangkan untuk menemani tandem dibawah mistar gawang dengan Nazil Purnama.

Sangat menarik jika dilihat dari kekuatan squad Bintang Timur Surabaya musim ini. Dengan komposisi pemain seperti itu dan banyak dibanjiri oleh megabintang baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. BTS juga salah satu tim yang sudah melakukan pemusatan latian sejak jauh-jauh hari meskipun kepastian kelanjutan dari PFL tahun ini masih terlihat.

Dengan alasan tersebut bukan tidak mungkin jika Bintang Timur Surabaya bisa meraih gelar jika berhasil mendapatkan slot pada babak Final Four. Namun sebelum mereka meraih gelar mereka harus mempertahankan posisi di klasemen yang tengah dihantui oleh Cosmo FC dan akan dihadang oleh SKN FC pada lanjutan matchday ke-13. Dan jika mereka berhasil mendapatkan satu tiket tersisa pada Final Four mereka sudah dinanti oleh Blacksteel Manokwari, salah satu tim kuat dan sudah melakukan persiapan guna menjalani babak Final Four.

Sebelum kita bisa melihat keseruan pertandingan tersebut, kita masih harus menunggu keputusan dari pihak penyelenggara PFL 2020 mengingat seharusnya lanjutan PFL 2020 yang harusnya dilanjutkan pada 6 Februari – 14 Februari 2021 harus kembali diundur karena adanya PPKM.

Kita sebagai pecinta futsal Indonesia terpaksa Kembali bersabar untuk melihat pertandingan-pertandingan yang kita sudah nantikan.

Maka dari itu menarik sekali melihat asa Bintang Timur Surabaya untuk menyabet gelar PFL musim ini mengingat persiapan mereka tidak main-main dan all out pada musim ini.

 

Penulis: M. Fuad Hasyim (FST’2019, Fisika)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *